A. Evaluasi
Virtual Private Server
Virtual private server (VPS),
sebagai metode unik dalam membagi sumber daya (resource) sebuah server menjadi beberapa server virtual. Dalam sebuah
Virtual private server (VPS), resource server yang alokasikan meliputi CPU
Core, CPU Usage, RAM, dan storage (ruang
penyimpanan). Spesifikasi tesebut VPS dapaat diketahui dari segi hardk disk,
memory, jenis prosesor, maupun pilihan sistem operasi yang digunakan seperti
Windows, Linux, Oracle Solaris, Macintos, dan lain-lain. Di samping ini
terdapat kelebihan VPS lebih fleksibel dan hanya membayar resource yang
dibutuhkan (jika kebutuhan meningkat, dapat diupgrade
tahap demi tahap). Adapun kelemahan dari VPS sedikit lambat jika dijalankan di PC/laptop. Sebab, kecepatan
internet user dalam mengakses VPS tersebut, sedangkan VPS sudah berkerja dengan
baik pada kecepatan tinggi dalam melakukan proses ke internet.
1.
Klasifikasi
VSP (Virtuaal Private Server)
VPS terhubung dengan internet dengan kecepatan tinggi selama 24 jam agar
setiap user maupun mengaksesnya secara mudah. VPS dapat diakses melaluikomputer
pribadi menggunakan software RDC (Rremote
desktop connection). Virtuaal privaate server (VPS),
diklasifikasikaan sebagai berikut.
a.
Hyper
V (Microsoft Hyper-V)
Hyper V identik dengan
jenis virtualisai VPS yang sesuai dengan windows OS. Namun, biaya VPS jenis ini
lebih mahal dibandingkan dengan yang lain dan belum termasuk membayar lisensi Windows OS-nya
b.
OpenVZ
OpenVZ identik dengan
sejenis VPS menggunakan sistem operasi yang berkerja pada sharred karnel yanng
digunakan oeh website-website golongan menengah kebawah, tetapi jarang
digunakan oleh website yang sudaah sangat terkenal. Penggunaan resource OpenVZ
cenderung lebih rendaah dari VPS-VPS lainya, sehigga penyedia layanan hosting
menjualnya lebih mahal.
c.
KVM
(Kernnaal Based Virttual Machine)
Salah satu keunggulan
paling mencolok VPS menggunakan dibandingkan dengan OpenVZ adalah bisa langsung
berinteraksi dengan hardware, sedangkan OpenVZ harus menggunkan sistem operasi
untuk dapat terhubung atau berkomunikasi. Oleh sebab itu, apabila memerlukan
visualisi server penuh, maka KVM menjadi pilihan VPS yang patut dicoba.
d.
HVM
(Hardware Virttual Machine)
Pada dasarnya, virtuaalsasi HVM (Hardware
Virtual Machine) berada ditingkat krenal dan membesarkan uuseer untuk menggunakaan
hardware seccara penuh. Fitur-fitur keunggulan yang disediakan oleh HVM juga
membuat website-website besar menyukai VPS katgorini.
2.
Karateristik
VPS (Virtual Private Server)
Seiap VPS memiliki IP address, port
number, tables, filtering dan routing rules sendiri sert berkerja seperti
sebuah server yang terpisah memiliki processor, user, files dan menyediakan
full root access. Disamping itu, user
dapat mengendalikan VPS dengan Remote Access Dekstop (pengendali jarak jauh)
menggunakan aplikasi seperti terminaal untuk llinux OS dan Putty bagi yang
menggunakan windows OS. VPS sendirri dilengkapi dengan pengaturan untuk init
script, ussers, pemrosesan, filesysstem,, dan lain-lain.
a.
Prinsip-Prinsip
dasar VPS
Beberaapa prinsip-prrinssip ddasar
VPS diantaranya ssbagai berikut.
1). Setiap VPS dapat memiliki
system libraries atau mennggubah menjadi salah satu system librares yang laain
2). VPS berkerja sepeerti sebuah
server yang tterpisah.
3). Setiap VPS memiiki IP addresss,
port number, tables, filtering, dan routing, dan rroutting rules sendiri.
4). VPS dapat melakukan konfigurasi
file untuk sistem untuk dan aplikasi software.
5). Setiapvvps dapat mmelaakukan
delee, add, modify file apa saja, tteermasuk file yang ada didalamm root, dan menginstal root
aplication software.
6). VPS memiliki processer,
users, files dann menyedeiakann full root acces.







